Cerita Saya Mengenai Menonton Film
" I Love The Movie " Dua Garis Biru
1. Identitas Singkat Film
Pemeran Dua Garis Biru
- Zara JKT 48 ( sebagai Dara Yunika )
- Angga Yunanda ( sebagai Bima )
- Cut Mini (sebagai Yuni (ibu Bima) )
- Arswendy Being Swara ( sebagai Rudy (ayah Bima) )
- Dwi Sasono ( sebagai David Farhadi (ayah Dara) )
- Lulu Tobing ( sebagai Rika (ibu Dara) )
- Rachel Amanda ( sebagai Dewi (kakak Bima) )
- Maisha Kanna ( sebagai Putri/Puput (adik Dara) )
- Shakira Jasmine (sebagai Vini )
- Ligwina Hanato ( sebagai dr. Fiza Hatta )
- Cindy JKT 48 ( sebagai Melly )
- Ariel JKT 48 ( sebagai Lika )
- Irgi Fahrezi ( sebagai Adi )
- Rahma Alia ( sebagai Lia )
Sutradara : Gina S. Noer
Durasi : 113 Menit
Distributor : Disney+ hotstar, Netflix, Vidio, Viu
Tanggal Rilis : 27 Juni 2019 ( Indonesia ), 3 Oktober 2019 ( Amerika Serikat )
2. Alur Cerita Film Yang Menarik
I love the movie!!!! Aku paling suka film drama remaja ini karena film yang begitu banyak drama mulai dari percintaan hingga menjadi kesan uyang menimbulkan kesedihan akibat ulah remaja nya yang begitu spontan sudah melebihi batas. Mungkin ini akibat pergaulan yang sangat bebas sih, akibatnya percintaan anak sekolah ini berujung hamil diluar nikah. Film Dua Garis Biru berkisah tentang kemelut hamil diluar pernikahan yang dialami Dara (Adhisty Zara) dan Bima (Angga Yunanda). Dara adalah siswi berprestasi di sekolah yang bermimpi melanjutkan kuliah ke Korea karena terinspirasi kecintaannya pada K-Pop. Sementara Bima adalah siswa dengan prestasi biasa saja namun baik hati dan sopan. Kemudian, Bima dan Dara adalah sepasang kekasih yang masih duduk di bangku SMA. Pada usia 17 tahun, mereka nekat bersanggama di luar nikah. Dara pun hamil. Keduanya kemudian dihadapkan pada kehidupan yang tak terbayangkan bagi anak seusia mereka, kehidupan sebagai orangtua.
Dua remaja ini adalah seorang siswa yang kerap selalu digunjing-gunjing oelh temannya, lantaran mereka menjalin hubungan yaitu berpacaran. Ga kebayang sih, masih sekolah bukannya belajar malah berpacaran. Yaa... otomatis terganggu dong pelajarannya. Kisah percintaan yang dipenuhi dengan tawa, canda serta romansa anak sekolahan ini didukung keluarga serta teman-teman terdekat mereka.Namun, kegembiraan itu kemudian hilang seketika, digantikan oleh rasa takut serta bingung ketika Dara hamil. Semua dukungan yang mereka dapatkan dari keluarga dan teman turut menghilang.Dara dan Bima kemudian diperhadapkan dengan hal-hal yang tak pernah dibayangkan oleh anak berusia 17 tahun. Mereka pun harus mempertanggungjawabkan hal tersebut.
Namun, seiring berjalannya waktu. Mereka kebablasan melakukan hubungan yang tak terduga dan berujung fatal. Akibatnya mereka terlalu sering menonton fil dewasa, dan sampai mempraktekannya. Mungkin mereka merasa tidak bakal terjadi kehamilan, namun apalah daya hal tersebut terjadi. Bima dan Dara, sungguh memalukan orang tuanya akibat ulah mereka yang menurutnya tidak akan terjadi. Keesokan harinya mereka memberanikan diri untuk membicarakan kepada orang tua mereka perihal kejadian yang mereka alami. Namun siapa sangka, orang tua mereka sangatlah sedih hingga Dara dilarikan ke rumah sakit utnuk di tes kehamilannya apakah benar atau tidak. Setelah itu Dara diusir dari rumahnya, dan Bima bersedia bertanggungjawab dengan perilaku yang terjadi.
Sampai akhirnya, mereka menikah dan Dara mengandung anak dari Bima. Mereka hidup bersama dan menjalani semuanya bersama sampai anak dari mereka dilahirkan. Bima bekerja di tempat ayah Dara untuk menambah biaya persalinan. Emosi pemain dan penonton dimainkan kembali saat Bima sibuk bermain game di ponselnya seperti remaja pada umumnya. Padahal Dara yang sedang hamil sensitif perilaku Bima. Terjadilah pertengkaran kecil yang membuat keduanya harus pisah rumah untuk sementara. Bima dan Dara bertahan sampai bayi dalam dalam kandungan lahir. Namun, kesedihan masih menyelimuti Dara ketika rahim Dara harus diangkat karena ada masalah dirahimnya dan membuat orang tua Dara merasakan kesedihan untuk kesekian kalinya.
3. Nilai Pesan Fim Yang Berharga
Film ini menceritakan tentang seorang remaja yang menjalin percintaan hingga berujung fatal yang bernama Dara (Zara JKT48) dan Bima (Angga Yunanda) yang saat itu berpacaran yang kemudian berani melalukan sesuatu yang sudah diluar batas tanpa tahu akibatnya. Kelakukan mereka yang membuat kesalahan hingga Dara hami dan membuat Dara dan Bima harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka, yaitu pernikahan dini.
Sebelumnya kedua orang tua dari mereka masing-masing sangat shock dan belum siap jika anaknya akan memiliki anak, bahkan mereka meminta Dara dan Bima untuk menyerahkan anaknya kepada teman orang tua Dara setelah Dara melahirkan. Pernikahan yang terpaksa dilaksanakan orang tuanya karena takut anaknya lahir dari orang tua yang tidak memiliki ikatan yang sah. Dibalik itu semua film ini mengandung pesan-pesan moral diantaranya berani bertanggung jawab, mengakui kesalahan, dan mengajarkan kepada kita untuk berfikir panjang sebelum melakukan sesuatu.




Komentar
Posting Komentar